Karya Senirupa Abstraktif Sederhana

 

PROSES KREASI

 

 

Proses kreasi adalah tahapan atau proses yang dilalui seseorang dalam mencipta suatu karya seni, mulai dari proses memperoleh/menemukan sumber ilham atau inspirasi, gagasan hingga proses mewujudkannya dalam karya seni ri:pa. Dalam proses ini impresi (kesan) yang dirasakan, dihayati oleh seseorang dituangkan sebagai ekspresi personal dalam wujud karya seni rupa. Keseluruhan proses kreasi terdiri alas 4 tahap, yakni: tahap rasa, tahap karsa, tahap cipta dan tahap karya. Proses kreasi bermula dari tahap mental (rasa dan karsa) bcrlanjut ke bentuk yang fisikal

 

1. Tahap pertama bermula dari ’rasa’ (sense), yakni proses psikologis yang terjadi dalam diri seseorang saat stimulus ditangkap oleh fungsi indriawinya. Bari proses pengamatan, pemusatan perhatian dan kesadaran estetik terhadap objek apapun (seni atau non-seni) yang diapresiasi seseorang akan memperoleh stimulus (rangsangan) bersifat internal yang berasal dari intuisinya maupun bersifat eksternal yang berasal dari luar dirinya. Stimulus atau rangsangan ini menimbulkan semacam getaran yang disebut "sensasi indriawi". Sensasi yang dirasakan seseorang pada mulanya belum bermakna, namun lambat laut sensasi tersebut akan menjadi bermakna dengan bertambalinya pengalaman dalam dirinya. Selengkapnya

 

 

Karya Senirupa Abstraktif Sederhana

 

PROSES KREASI

 

Proses kreasi adalah tahapan atau proses yang dilalui seseorang dalam mencipta suatu karya seni, mulai dari proses memperoleh/menemukan sumber ilham atau inspirasi, gagasan hingga proses mewujudkannya dalam karya seni ri:pa. Dalam proses ini impresi (kesan) yang dirasakan, dihayati oleh seseorang dituangkan sebagai ekspresi personal dalam wujud karya seni rupa. Keseluruhan proses kreasi terdiri alas 4 tahap, yakni: tahap rasa, tahap karsa, tahap cipta dan tahap karya. Proses kreasi bermula dari tahap mental (rasa dan karsa) bcrlanjut ke bentuk yang fisikal

1. Tahap pertama bermula dari ’rasa’ (sense), yakni proses psikologis yang terjadi dalam diri seseorang saat stimulus ditangkap oleh fungsi indriawinya. Bari proses pengamatan, pemusatan perhatian dan kesadaran estetik terhadap objek apapun (seni atau non-seni) yang diapresiasi seseorang akan memperoleh stimulus (rangsangan) bersifat internal yang berasal dari intuisinya maupun bersifat eksternal yang berasal dari luar dirinya. Stimulus atau rangsangan ini menimbulkan semacam getaran yang disebut "sensasi indriawi". Sensasi yang dirasakan seseorang pada mulanya belum bermakna, namun lambat laut sensasi tersebut akan menjadi bermakna dengan bertambalinya pengalaman dalam dirinya. Selengkapnya